LekondoOntologi Jenama Mode

3343 jenama

Pakaian adalah ekspresi tanpa penjelasan. Ia memengaruhi cara Anda dilihat dan cara Anda melihat diri sendiri. Pola selera, suasana hati, disiplin, ekses, dan pengendalian diri berulang melintasi waktu dan budaya. Ini adalah panduan kami untuk membuat bahasa tersebut terlihat.

Cortelle

Cortelle is a Brazilian womenswear brand characterized by a minimalist and sophisticated aesthetic. It focuses on contemporary office attire and formal silhouettes. The brand represents a professional ethos, prioritizing clean lines and neutral palettes for an urban demographic seeking versatile wardrobe staples.

COS

COS adalah brand fashion asal London dengan estetika minimalis dan arsitektural. Mereka mengutamakan desain fungsional dan daya tahan di atas tren musiman. Brand ini mewakili subkultur modernisme. Fokus utamanya adalah siluet yang bersih dan material berkualitas tinggi untuk menciptakan koleksi esensial yang berkelas dan tak lekang oleh waktu.

Costes

Costes adalah label mode Belanda dengan estetika metropolitan kontemporer. Brand ini mengusung konsep luxury yang terjangkau dan siluet abadi. Inspirasinya berasal dari dinamika kehidupan kota di Eropa. Filosofinya berpusat pada penyediaan koleksi pakaian esensial yang terkurasi dan serbaguna. Koleksi ini dirancang untuk subkultur urban modern yang sofistikasi.

Cotemp

Cotemp is an Istanbul-based fashion label characterized by minimalist, structural silhouettes and a gender-neutral aesthetic. The brand represents a subculture of contemporary functionalism, emphasizing architectural construction and monochromatic palettes. Its ethos centers on the intersection of temporal design and craftsmanship within modern urban environments.

Cotopaxi

Cotopaxi adalah brand apparel outdoor dengan estetika warna-warni yang vibran. Mereka menggunakan sisa kain daur ulang. Brand ini mewakili subkultur petualang yang sadar sosial. Etos mereka berpusat pada praktik manufaktur berkelanjutan. Mereka berkomitmen memberantas kemiskinan global melalui yayasan hibah mereka.

Cotton Club

Cotton Club adalah brand mewah asal Italia. Spesialisasinya adalah lingerie kelas atas dan pakaian pantai. Estetika utamanya menonjolkan keahlian artisan. Mereka menggunakan material premium seperti sutra dan renda Leavers. Brand ini membawa semangat 'Made in Italy'. Fokusnya adalah teknik jahit tradisional dan siluet feminin yang elegan.

Cotton On

Cotton On adalah merek ritel asal Australia yang fokus pada pakaian kasual dan basic. Estetikanya mengusung streetwear yang trendi namun tetap terjangkau. Fokusnya adalah kebutuhan esensial sehari-hari. Merek ini merepresentasikan budaya anak muda dengan gaya hidup santai. Mereka menekankan pendekatan utilitarian pada koleksi pakaian modern untuk audiens global.

Cotton Project

Cotton Project adalah label mode asal Brasil dengan estetika post-surf. Mereka memadukan elemen streetwear urban dengan siluet santai dan tekstil alami berkualitas tinggi. Brand ini mewakili subkultur yang mengkritik kiasan surf tradisional. Fokusnya adalah gaya hidup intelektual yang mengutamakan waktu luang melalui desain minimalis dan fungsional.

Couchel

Couchel adalah label fashion Spanyol yang berfokus pada pakaian plus-size wanita. Estetikanya mengusung elegansi kontemporer dengan siluet serbaguna untuk demografi dewasa. Brand ini mewakili pergeseran menuju inklusivitas ukuran dalam ritel mainstream. Fokus utamanya adalah potongan tailoring yang canggih dan motif modern, bukan sekadar pakaian oversized konvensional.

Countless Projects

Countless Projects is an underground streetwear label characterized by a punk-inspired, DIY aesthetic. The brand utilizes heavy distressing, graphic-heavy designs, and oversized silhouettes to represent a nihilistic youth subculture. Its ethos centers on raw, unrefined visual expressions of modern urban alienation.

Country Road

Country Road adalah brand gaya hidup asal Australia dengan estetika minimalis yang modern. Fokus utamanya adalah serat alami dan siluet yang bersih. Brand ini merepresentasikan gaya hidup yang santai namun tetap elegan. Country Road hadir untuk subkultur yang menghargai desain abadi dan kualitas fungsional. Cakupannya meliputi pakaian, aksesori, hingga dekorasi rumah.

Courrèges

Courrèges adalah rumah mode Prancis dengan estetika Space Age dan siluet geometris minimalis. Merek ini merepresentasikan subkultur futuristik pertengahan abad. Nilai utamanya adalah jiwa muda, kebebasan, dan optimisme. Etosnya berpusat pada modernisme fungsional. Courrèges menggunakan material industrial seperti vinil dan plastik untuk menciptakan pakaian avant-garde yang terstruktur.

Couture Brooch

Couture Brooch adalah label mode wanita Jepang dengan estetika feminin dan dekoratif. Brand ini menonjolkan detail halus seperti pita, renda, dan palet warna lembut. Ia merepresentasikan subkultur 'lady-like' yang anggun dalam mode Jepang. Fokus utamanya adalah pakaian harian elegan yang memadukan motif feminin tradisional.

Covernat

Covernat is a South Korean contemporary brand specializing in the American casual aesthetic. It interprets vintage workwear, military uniforms, and classic sportswear through a modern lens. The brand represents a subculture rooted in heritage garments and functional design, emphasizing durability and timeless silhouettes within the urban landscape.

Cow Books

Cow Books is a Japanese lifestyle brand and bookstore specializing in minimalist, utilitarian apparel and accessories. Its aesthetic emphasizes functional simplicity and literary themes, representing a subculture of intellectualism and slow living. The brand’s ethos focuses on high-quality curation and the pursuit of personal freedom through literature and design.

CPCM

CPCM, atau Crafts and Permaculture Country Mall, adalah brand Jepang yang berfokus pada gaya hidup berbasis kerajinan. Estetikanya menggabungkan pengaruh vintage Amerika dengan keahlian tangan tradisional dan prinsip desain berkelanjutan. Brand ini mewakili subkultur yang menghargai produksi artisanal dan integrasi elemen organik ke dalam lemari pakaian urban modern.

Craig Green

Craig Green adalah label busana pria asal London yang berfokus pada siluet utilitarian dan keahlian konseptual. Estetikanya menggabungkan fungsionalitas workwear dengan abstraksi skulptural, mengeksplorasi tema seragam dan identitas komunal. Brand ini mewakili subkultur yang berfokus pada teknik layering protektif dan dekonstruksi arketipe maskulin tradisional.

Crank

CRANK is a South Korean streetwear brand characterized by a retro-futuristic and Y2K-inspired aesthetic. The label focuses on bold graphics, cropped silhouettes, and vibrant color palettes. It represents a contemporary youth subculture that blends feminine elements with edgy, street-oriented designs and a rebellious ethos.

CREDONA

CREDONA is a Japanese apparel brand characterized by a vintage-inspired, casual aesthetic. The label emphasizes relaxed silhouettes and textured fabrics to create a feminine yet unrefined style. It represents a contemporary subculture focused on effortless daily wear, blending traditional craftsmanship with modern, oversized proportions.

Creeks

Creeks adalah brand pakaian asal Prancis dengan estetika kasual yang berpusat pada denim. Brand ini memadukan pengaruh workwear Amerika dengan budaya anak muda Eropa. Filosofi brand ini mengutamakan gaya yang santai dan mudah dijangkau. Fokus utamanya adalah pakaian fungsional seperti celana jeans, sweatshirt, dan sepatu kanvas untuk demografi yang luas.

Creezan

Creezan is a Japanese luxury bag brand specializing in minimalist leather goods. It represents the artisanal heritage of Toyooka, focusing on a "Deep White" aesthetic. The brand emphasizes meticulous craftsmanship and functional elegance, catering to a subculture that values traditional manufacturing techniques and clean, modern silhouettes.

Crew Clothing Company

Crew Clothing Company is a British lifestyle brand defined by a coastal aesthetic and nautical themes. It represents a subculture of traditional British leisure, emphasizing a heritage-driven ethos. The brand focuses on casual attire inspired by sporting activities such as rowing, sailing, and rugby.

Crewre

Crewre is a Japanese apparel label characterized by a minimalist and functional aesthetic. The brand focuses on refined silhouettes and neutral palettes, representing a modern interpretation of daily essentials. Its ethos centers on the concept of standard clothing that balances comfort with structural precision for a contemporary urban lifestyle.

Cris Barros

Cris Barros adalah label mode mewah asal Brasil dengan estetika feminin yang mengalir. Brand ini mengutamakan keahlian artisan dan siluet yang canggih. Targetnya adalah subkultur dengan selera elegan kontemporer. Filosofinya berfokus pada desain abadi dan integrasi tekstur alami ke dalam lemari pakaian urban modern.

Crockett & Jones

Crockett & Jones adalah pembuat sepatu warisan Inggris yang spesialis dalam alas kaki Goodyear-welted kelas atas. Merek ini merepresentasikan estetika tradisional Inggris yang mengutamakan daya tahan dan keahlian tangan yang halus. Etosnya berpusat pada metode produksi artisanal dan pelestarian siluet menswear klasik dalam subkultur pembuatan sepatu Northampton.

Crocodile

Crocodile is a heritage apparel brand specializing in classic menswear and functional lifestyle clothing. Its aesthetic emphasizes timeless silhouettes, durability, and conservative styling. The brand represents a traditional middle-class ethos, focusing on practical elegance and accessible quality within the context of post-war Asian fashion development.

Crocs

Crocs adalah merek alas kaki yang identik dengan desain clog berbahan busa. Estetika utamanya mengutamakan kegunaan dan kenyamanan melalui material Croslite berpori. Merek ini mewakili subkultur fungsionalisme dan anti-fashion. Fokusnya adalah ekspresi diri dan kepraktisan di atas standar estetika konvensional.

Crooked Tongues

Crooked Tongues adalah platform dan brand asal London yang berfokus pada budaya sneaker global. Mereka mewakili subkultur antusias sepatu yang mengutamakan pengetahuan sejarah dan autentisitas desain. Estetikanya menggunakan elemen streetwear dan kolaborasi footwear untuk menghubungkan performa atletik dengan fashion urban.

Cropp

Cropp adalah brand streetwear asal Polandia milik LPP S.A. Fokusnya adalah budaya urban anak muda. Inspirasinya datang dari grafiti, skateboarding, dan musik elektronik. Estetikanya mengutamakan ekspresi diri dan sikap non-konformis. Hal ini diwujudkan melalui grafis yang berani, siluet santai, dan pakaian kasual fungsional untuk gaya hidup perkotaan.

Cross Clothet

Cross Clothet adalah brand apparel Jepang yang berfokus pada pakaian basic minimalis dan tekstil berperforma tinggi. Brand ini mengutamakan integritas material dengan menggunakan serat premium seperti katun Suvin Gold. Estetikanya berpusat pada kesederhanaan fungsional. Ini merepresentasikan subkultur keahlian teknis dan filosofi fabric-first dalam menswear kontemporer.

Cruciani

Cruciani adalah label mewah asal Italia yang fokus pada rajutan kelas atas dan aksesori. Estetikanya menonjolkan siluet minimalis dengan serat alami premium seperti kasmir dan sutra. Brand ini membawa warisan keahlian tangan khas Umbria. Fokus utamanya adalah presisi teknis dan pendekatan elegan yang tenang namun berkelas.

Cruise

Cruise is a luxury fashion retailer based in the United Kingdom, specializing in high-end designer apparel and contemporary streetwear. Its aesthetic focuses on a curated selection of premium international labels. The brand represents a subculture of luxury enthusiasts, emphasizing an ethos of exclusivity and high-quality craftsmanship.

Crying Center

Crying Center adalah brand streetwear asal Guangzhou dengan estetika retro-futuristik dan utilitarian. Brand ini merepresentasikan subkultur anak muda yang fokus pada kerentanan emosional dan siluet gender-neutral. Mereka menggunakan potongan oversized dan detail fungsional. Tujuannya adalah mengekspresikan filosofi transparansi emosional dan kenyamanan personal.

Cubavera

Cubavera adalah label busana spesialis gaya Latin dengan fokus utama pada kemeja guayabera. Estetikanya menonjolkan desain tropis melalui material linen dan siluet santai. Brand ini merupakan perpaduan warisan Kuba dengan gaya kasual kontemporer. Targetnya adalah mereka yang menghargai autentisitas budaya.

Cubitts

Cubitts adalah brand kacamata asal London. Spesialisasinya adalah kacamata baca dan kacamata hitam buatan tangan. Estetikanya terinspirasi dari arsitektur modernis dan keahlian tradisional Inggris. Brand ini mewakili subkultur minimalisme fungsional. Mereka mengutamakan daya tahan dan kemudahan perbaikan. Komitmen ini diwujudkan melalui teknik pembuatan bingkai tradisional dan prinsip keberlanjutan jangka panjang.

CUBOX

CUBOX adalah label streetwear asal Taiwan. Fokusnya adalah estetika urban dan budaya skate. Filosofi desain utamanya terletak pada grafis yang berani dan siluet fungsional. Brand ini mewakili subkultur anak muda. Fokusnya adalah ekspresi diri dan integrasi seni jalanan ke dalam pakaian sehari-hari.

cubus

Cubus adalah peritel mode asal Norwegia. Mereka spesialis dalam pakaian fungsional dengan inspirasi gaya Nordik untuk keluarga. Estetikanya mengutamakan kesederhanaan dan kenyamanan. Mereka menggunakan serat alami seperti wol merino. Brand ini merepresentasikan etos Skandinavia. Pakaian dirancang untuk kebutuhan sehari-hari di iklim utara dengan gaya hidup kasual.

Cuesta Blanca

Cuesta Blanca adalah brand busana wanita asal Argentina. Estetikanya kontemporer dan feminin. Fokus pada pakaian urban yang serbaguna. Memadukan siluet klasik dengan tren musiman. Brand ini mewakili subkultur metropolitan arus utama. Menekankan keanggunan yang mudah dijangkau dan desain fungsional untuk berbagai lingkungan sosial maupun profesional.

Cuidado Con El Perro

Cuidado Con El Perro adalah brand ritel asal Meksiko yang fokus pada urban streetwear dan pakaian kasual. Estetikanya berpusat pada desain grafis, denim, dan siluet kontemporer. Brand ini mewakili subkultur anak muda melalui etos alternatif. Prioritas utamanya adalah fashion yang aksesibel untuk lingkungan urban yang beragam dan penggunaan sehari-hari.

Cult Gaia

Cult Gaia adalah brand gaya hidup asal Los Angeles dengan estetika arsitektural yang skulptural. Fokusnya ada pada bentuk alam dan siluet artistik. Mereka memosisikan pakaian serta aksesori sebagai seni fungsional. Brand ini mewakili subkultur busana resor yang terkurasi dan berdesain tinggi. Fokus utamanya adalah keabadian gaya serta integritas struktural.

cult tokyo

Cult Tokyo adalah brand streetwear Jepang yang berpusat pada estetika Neo-Gal. Brand ini memadukan nostalgia era 1990-an dengan elemen cyber kontemporer. Ini adalah evolusi modern dari subkultur Harajuku. Fokusnya ada pada siluet yang berani, material sintetis, dan semangat pemberontak anak muda yang berakar pada kancah fashion urban Tokyo.

Cuplover

Cuplover is a Brazilian fashion brand characterized by a romantic, vintage-inspired aesthetic. It represents the cottagecore subculture through feminine silhouettes, floral patterns, and delicate detailing. The brand emphasizes a slow fashion ethos, prioritizing timeless design and artisanal quality over fleeting trends.

Current Mood

Current Mood adalah label fashion alternatif. Gayanya memadukan estetika punk, goth, dan rave. Brand ini fokus pada ekspresi subkultur melalui grafis yang berani, sepatu platform, dan siluet yang tidak konvensional. Nilai utamanya adalah non-konformitas. Mereka bicara lewat bahasa visual gerakan pemuda yang lahir dari internet.

Cushionaire

Cushionaire adalah brand alas kaki yang fokus pada desain ergonomis dan kenyamanan. Estetikanya mengutamakan minimalisme dan fungsionalitas. Koleksinya didominasi warna netral dan material lembut. Brand ini mewakili etos utilitas modern yang inklusif. Targetnya adalah subkultur yang mengutamakan gaya kasual, kesejahteraan harian, dan tren athleisure.

Custo Barcelona

Custo Barcelona is a Spanish fashion house defined by vibrant graphic prints and eclectic fabric combinations. Its aesthetic merges Mediterranean influences with psychedelic patterns, representing a bold, expressive subculture. The brand emphasizes individuality through unconventional color palettes and a distinctively maximalist approach to contemporary casual wear.

Custommade

Custommade is a Copenhagen-based fashion house established to provide sophisticated yet accessible apparel. The brand emphasizes a feminine aesthetic characterized by intricate detailing, playful prints, and classic silhouettes. It represents a contemporary Scandinavian ethos that balances urban functionality with decorative, romantic design elements.

Cut Loose

Cut Loose is a San Francisco-based clothing brand specializing in relaxed, casual silhouettes crafted from natural fibers. The aesthetic emphasizes the Lagenlook style, characterized by layered, loose-fitting garments. Its ethos centers on comfort and individuality, appealing to a subculture that prioritizes ease of movement and tactile fabric quality.

Cute Things Commin'

Cute Things Commin' is a Thai streetwear label characterized by a fusion of kawaii aesthetics and contemporary urban silhouettes. The brand represents a subculture that prioritizes playful, cartoon-inspired graphics and pastel color palettes. Its ethos centers on the integration of childhood nostalgia into modern youth fashion.

Cuts

Cuts is a contemporary apparel brand specializing in minimalist, versatile basics. Its aesthetic centers on clean lines and tailored fits designed for professional and casual environments. The brand represents a subculture of modern professionals who prioritize functional, high-quality garments that transition seamlessly between work and leisure.

Cyberdog

Cyberdog is a British fashion label specializing in futuristic, neon-accented apparel rooted in rave and club culture. Its aesthetic incorporates cyberpunk elements, fluorescent materials, and industrial silhouettes. The brand represents an alternative ethos centered on electronic music subcultures, emphasizing high-visibility designs and technological themes.

Côte & Ciel

Côte & Ciel adalah label aksesori asal Paris dengan ciri khas siluet arsitektural dan konstruksi ergonomis. Estetikanya menggabungkan desain industrial dengan minimalisme fungsional. Brand ini mewakili subkultur profesional urban dan pencinta techwear. Mereka mengutamakan bentuk geometris serta perlindungan fungsional untuk perangkat digital.

Download di App StoreDapatkan di Google Play