Marc by Marc Jacobs adalah lini difusi kontemporer. Estetikanya ceria, eklektik, dan berjiwa muda. Brand ini merepresentasikan subkultur downtown New York. Ia memadukan siluet high-fashion dengan etos grunge yang rebel. Brand ini menggunakan elemen desain yang lebih terjangkau. Namun, ia tetap mempertahankan identitas kreatif yang unik dan irreverent.
Sejarah
Marc Jacobs meluncurkan lini sekunder pada 2001. Tujuannya menawarkan rentang harga berbeda dari koleksi utamanya. Lini ini menjadi penanda budaya penting di era awal 2000-an. Ia mempopulerkan kategori fashion kontemporer. Brand ini kerap berkolaborasi dengan berbagai seniman dan menggunakan grafis yang berani. Pada 2015, perusahaan menghentikan label ini. Operasionalnya digabung ke brand utama Marc Jacobs. Langkah ini dilakukan untuk menyatukan estetika dan merampingkan struktur bisnis.