Dear My Love adalah brand fashion Jepang yang fokus pada subkultur Ryousangata dan Jirai-kei. Estetikanya menonjolkan siluet feminin yang menyerupai boneka, lengkap dengan renda dan pita. Brand ini mewakili subkultur pemuda Jepang yang spesifik. Ia memadukan elemen kawaii tradisional dengan tema yang lebih gelap, melankolis, atau bergaya seragam.
Sejarah
Dimiliki oleh perusahaan e-commerce Jepang, Yumetenbo. Dear My Love muncul sebagai label utama di pasar digital yang dipengaruhi gaya Harajuku. Brand ini menjadi ikon budaya lewat tren fashion media sosial di akhir 2010-an. Ia merupakan penyedia utama estetika Jirai-kei. Gaya ini mencerminkan identitas sosial yang kompleks di kalangan pemuda Jepang. Sejarahnya menandai transisi dari budaya butik fisik ke ritel fast fashion berbasis online.