Deskripsi
Warna hitam dan warna berani selalu menjadi milik mereka yang aktif bergerak. Di Danskin, pakaian dirancang khusus untuk pergerakan tersebut. Setiap helai pakaian terasa seperti kulit kedua bagi penari, pelari, dan siapa pun yang gemar meregangkan tubuh, berkeringat, dan merasa bebas dengan apa yang mereka kenakan.
Sejarah
Danskin lahir di New York City pada 1923. Lillian Gray dan rekan-rekannya ingin menciptakan pakaian elastis yang praktis bagi penari dan atlet. Koleksi leotard dan tights awal mereka terinspirasi dari studio dan panggung kota. Para penampil butuh pakaian yang mampu mengikuti gerak tubuh mereka. Selama puluhan tahun, brand ini tumbuh bersama komunitas tari dan kebugaran. Danskin menjadi nama yang akrab di ruang kelas dan tempat latihan. Kini, para pencinta Danskin selalu ingat leotard pertama mereka. Mereka ingat kelas pertama mereka. Mereka ingat rasa bebas saat bergerak tanpa batas.



