LekondoOntologi Estetika Fashion

36 estetika

Pakaian adalah ekspresi tanpa penjelasan. Ia memengaruhi cara Anda dilihat dan cara Anda melihat diri sendiri. Pola selera, suasana hati, disiplin, ekses, dan pengendalian diri berulang melintasi waktu dan budaya. Ini adalah panduan kami untuk membuat bahasa tersebut terlihat.

Kembali ke Ontologi

Glam Rock

Definisi

Glam rock adalah estetika fashion yang dibangun di atas ekses teatrikal dan siluet androgini. Gaya ini lahir dari kancah rock Inggris awal 1970-an. Arsitek utamanya adalah David Bowie, Marc Bolan, dan Roxy Music. Pakaian inti meliputi jumpsuit payet, bot platform, dan celana satin. Jaket beludru dan bodysuit dalam warna emas atau perak menjadi standar. Estetika ini menolak biner gender dalam musik populer. Laki-laki mulai memakai riasan dan pakaian ketat yang sebelumnya identik dengan perempuan. Karakter Ziggy Stardust milik Bowie membuktikan bahwa kostum panggung bisa menjadi sistem identitas yang utuh. Tampilan ini berpindah dari konser ke gaya jalanan. Alessandro Michele di Gucci dan Hedi Slimane di Saint Laurent telah berulang kali menghidupkan kembali gaya ini.

Tata Bahasa Visual

Siluet

  • ketat di tubuh namun melebar di ujung
  • celana pinggang tinggi dengan model cutbray dramatis
  • atasan ketat dengan volume di bagian ujung
  • alas kaki platform pada setiap model
  • jumpsuit dan bodysuit

Bahan

  • beludru (crushed, burnout, stretch)
  • kain lamé dan metalik
  • payet dan rhinestone
  • satin dan sutra
  • kulit paten mengilap
  • rajutan lurex
  • aksen bulu dan marabou

Konstruksi

  • penjahitan bergaya teatrikal
  • struktur bahu yang tegas
  • kerah V yang sangat rendah
  • lengan dan manset model lonceng
  • ritsleting terekspos sebagai dekorasi

Warna

  • warna metalik (emas, perak, perunggu)
  • warna permata (zamrud, safir, rubi)
  • biru elektrik dan ungu
  • merah muda terang dan fuchsia
  • hitam sebagai warna dasar
  • glitter di segala bagian

Alas Kaki

  • bot platform (elemen wajib)
  • hak platform
  • bot metalik
  • platform kulit paten
  • hak tebal atau chunky

Logika Tubuh

Styling glam rock memperlakukan tubuh sebagai permukaan pertunjukan. Bot platform menambah tinggi badan secara signifikan. Hal ini mengubah cara melangkah dan membuat gerakan menjadi teatrikal. Gaya androgini mengaburkan batas gender melalui siluet ketat dan kerah V rendah. Riasan berfungsi layaknya pakaian itu sendiri. Lukisan petir pada wajah Bowie adalah tanda tangan visual yang nyata. Efek keseluruhan membutuhkan komitmen penuh. Pakaian ini dirancang untuk mencolok. Tidak ada ruang untuk tampilan yang sederhana atau kasual.

Contoh

  • David Bowie sebagai Ziggy Stardust1972-1973Bowie tampil sebagai Ziggy Stardust dalam balutan jumpsuit dan bot platform. Riasan wajah petir yang ikonik dirancang oleh Pierre La Roche. Karakter ini membuktikan bahwa persona panggung bisa dikenali secara mandiri tanpa bergantung pada sosok asli musisinya.
  • Marc Bolan / T. RexBolan mengenakan syal bulu, glitter, dan satin saat tampil maupun promosi. Pendekatannya pada glam menekankan sensualitas dan keceriaan. Gaya ini menjadi penyeimbang yang lebih lembut bagi presentasi Bowie yang konseptual.
  • Gucci oleh Alessandro Michele2015-2022Masa jabatan Michele di Gucci menghasilkan koleksi maksimalis dan gender-fluid. Ia memadukan glitter, setelan floral, dan loafer platform. Lini ini membawa referensi glam rock ke karpet merah sepanjang akhir 2010-an.
  • Saint Laurent oleh Hedi Slimane2012-2016Koleksi Slimane banyak mengambil inspirasi dari fotografi rock 1970-an. Ciri khasnya adalah siluet skinny, jaket kulit, dan kain metalik. Presentasi panggungnya sangat menyerupai bahasa visual era glam rock asli.

Lini Masa

  • 1971-1975David Bowie, Marc Bolan, dan Roxy Music membangun kosakata estetika ini. Bot platform dan glitter berpindah dari panggung ke jalanan. Para penggemar mulai mengadopsi kode visual tersebut untuk gaya sehari-hari.
  • 1980-anBand glam metal dan hair metal membawa estetika ini ke arah yang lebih keras. Mereka memakai spandeks, rambut sasak, dan kulit. Elemen teatrikal tetap ada. Namun, androgini dari era asli menyempit menjadi presentasi maskulin yang lebih konvensional.
  • 1990-an-2000-anGrunge dan minimalisme menggeser glam rock dari fashion arus utama. Budaya klub malam tetap menjaga elemen glam di kehidupan malam. Namun, estetika ini mundur menjadi status subkultur selama periode ini.
  • 2010-anSaint Laurent dan Gucci membawa glam rock kembali ke panggung runway dari sudut berbeda. Slimane fokus pada fotografi rock 70-an yang serba kulit. Michele memilih ekses maksimalis dengan bordir dan gaya gender-fluid.
  • 2020-anFashion pascapandemi bergeser ke arah maksimalisme. Maneskin dan Harry Styles membawa menswear teatrikal ke audiens pop global. Mereka mengenakan jumpsuit payet dan syal bulu di panggung besar serta sampul majalah.

Brand

  • Saint Laurent
  • Gucci
  • Celine (under Slimane)
  • Balmain
  • Versace
  • Rick Owens (darkwave glam)
  • The Vampire's Wife
  • The Kooples
  • AllSaints

Referensi

  • Sejarah fashion glam rock dan dokumentasi gaya 1970-an
  • Auslander, Philip. Performing Glam Rock: Gender and Theatricality in Popular Music. University of Michigan Press, 2006.
Download di App StoreDapatkan di Google Play