Hood By Air adalah label luxury streetwear dengan estetika avant-garde yang gender-neutral. Brand ini menggabungkan siluet high-fashion dengan budaya klub underground dan subkultur queer. Fokus utamanya adalah dekonstruksi, tipografi yang berani, dan proporsi eksperimental. Tujuannya adalah menantang definisi tradisional tentang kemewahan dan identitas.
Sejarah
Shayne Oliver mendirikan Hood By Air pada 2006. Brand ini naik daun karena memadukan estetika kulit hitam dan queer ke dalam industri fashion arus utama. Mereka meraih LVMH Special Prize pada 2014 dan CFDA Swarovski Award pada 2015. HBA dikenal sebagai pelopor gerakan luxury streetwear sebelum hiatus pada 2017. Peragaan busananya sering menampilkan casting yang beragam dan seni pertunjukan. Hal ini memengaruhi pergeseran menuju inklusivitas dan presentasi konseptual dalam fashion kontemporer.