LekondoOntologi Estetika Fashion

36 estetika

Pakaian adalah ekspresi tanpa penjelasan. Ia memengaruhi cara Anda dilihat dan cara Anda melihat diri sendiri. Pola selera, suasana hati, disiplin, ekses, dan pengendalian diri berulang melintasi waktu dan budaya. Ini adalah panduan kami untuk membuat bahasa tersebut terlihat.

Kembali ke Ontologi

Androgini

Definisi

Androgini adalah estetika fashion yang menghapus konstruksi gender pada pakaian. Siluetnya mengambil tradisi busana pria dan wanita tanpa memihak salah satunya. Elemen kunci meliputi tailoring oversized dan jaket dengan bahu turun. Celana pipa lurus tanpa kupnat juga menjadi ciri khas. Coco Chanel mulai memasukkan elemen maskulin ke busana wanita pada 1920-an. Yves Saint Laurent memperkenalkan tuxedo Le Smoking untuk wanita pada 1966. Grace Jones dan Annie Lennox menjadikan ambiguitas gender sebagai identitas visual utama pada 1980-an. Helmut Lang merancang koleksi tanpa sekat gender pada 1990-an. Estetika ini menghilangkan penanda tubuh. Kupnat pinggang dan jahitan melengkung ditiadakan. Bantalan bahu yang menunjukkan gender tertentu juga dihapus.

Tata Bahasa Visual

Siluet

  • Potongan santai yang tidak menonjolkan bentuk tubuh
  • Proporsi maskulin pada semua bentuk tubuh
  • Tailoring berukuran besar
  • Bahu turun yang menyamarkan rangka alami tubuh
  • Celana pipa lurus
  • Atasan dan jaket berbentuk kotak

Bahan

  • Bahan busana pria seperti wol suiting dan katun shirting
  • Kain oxford
  • Denim dalam berbagai ketebalan
  • Kulit untuk fungsi utilitarian
  • Katun poplin
  • Gabardin

Konstruksi

  • Kupnat dan pembentukan siluet yang minimal
  • Jahitan lurus tanpa lekukan
  • Detail maskulin seperti peak lapel dan manset Prancis
  • Saku fungsional
  • Celana depan rata tanpa lipatan
  • Perangkat keras utilitarian

Warna

  • Palet netral seperti hitam, putih, abu-abu, navy, dan khaki
  • Warna maskulin tradisional untuk semua orang
  • Minim pola dengan penekanan pada warna solid
  • Palet gaya preppy seperti burgundi dan hijau botol

Alas Kaki

  • Sepatu oxford dan loafer
  • Sepatu bot Chelsea
  • Sneaker minimalis
  • Dr. Martens dan sepatu bot tempur
  • Brogue

Logika Tubuh

Pakaian androgini menganggap tubuh sebagai kerangka netral. Bahu lebar dan garis lurus biasanya dianggap maskulin. Penekanan pinggang dan jahitan melengkung dianggap feminin. Konstruksi androgini menghindari kedua penanda tersebut. Bahu yang turun menyamarkan bentuk asli. Jahitan lurus melewati area pinggang. Kupnat minimal menghilangkan pemetaan kontur tubuh. Hasilnya adalah pakaian yang pas berdasarkan proporsi. Pakaian tidak mengikuti pola gender. Satu potong pakaian bisa bekerja untuk berbagai tipe tubuh tanpa ubahan.

Contoh

  • Helmut Lang1990-anTailoring minimalis Lang mengaburkan batas gender. Siluet ramping dan detail utilitarian menjadi standar baru. Ia menormalisasi gaya berpakaian gender-neutral di dunia high fashion.
  • Grace Jones1980-anJones memadukan tailoring tajam dengan presentasi avant-garde. Identitas visualnya berpusat pada setelan berstruktur dan siluet skulptural.
  • Tilda SwintonSwinton sering mengenakan tailoring androgini di karpet merah. Pilihan busananya menunjukkan keanggunan netral. Ia mengutamakan garis bersih dan ornamen minimal.

Lini Masa

  • 1920-an hingga 1930-anChanel memasukkan elemen maskulin ke busana wanita. Ia menggunakan bahan jersey dan siluet celana. Marlene Dietrich mengenakan setelan pria di layar lebar yang memicu kontroversi publik.
  • 1960-an hingga 1970-anYves Saint Laurent meluncurkan tuxedo Le Smoking pada 1966. Glam rock membawa ambiguitas gender ke atas panggung. David Bowie menjadikan presentasi androgini sebagai elemen penting penampilannya.
  • 1980-anGaya power dressing mengadopsi struktur tailoring pria. Jaket berbahu lebar menjadi tren utama. Grace Jones menggunakan gaya androgini sebagai identitas visual yang konfrontatif.
  • 1990-anHelmut Lang dan Antwerp Six merancang koleksi tanpa sekat gender. Konstruksi gender-neutral menjadi filosofi desain yang mapan di Eropa.
  • 2010-an hingga sekarangIdentitas non-biner meningkatkan popularitas gaya netral. Potongan bahu turun dan celana lurus tersedia di toko ritel massal. Brand seperti Zara, H&M, dan COS memperkenalkan lini uniseks khusus.

Brand

  • Helmut Lang
  • Jil Sander
  • COS
  • Lemaire
  • Margaret Howell
  • Toogood
  • Studio Nicholson
  • Maison Margiela
  • Ann Demeulemeester

Referensi

  • Arnold, Rebecca. Fashion, Desire and Anxiety: Image and Morality in the 20th Century. Rutgers University Press, 2001.
  • Butler, Judith. Gender Trouble: Feminism and the Subversion of Identity. Routledge, 1990.
  • Garber, Marjorie. Vested Interests: Cross-Dressing and Cultural Anxiety. Routledge, 1992.
Download di App StoreDapatkan di Google Play